Saturday 27 June 2015

Ciri Ciri Pelaku Pembiusan dan Cara kerjanya

Foto Ilustri : sindonews 



Menjelang lebaran pelaku pembiusan bergentayangan dan berhatihatilah agar harta kita tidak berpindah tangan dan wasfadalah  inilah ciri ciri dan modus kerjanya :

1.  Berpakaian rapi dan terkesan seakan akan ingin mudik.

2.  Membawa tas ransel yang di gendong atau koper.

3.  Matanya liar mengawasi sekitar lokasi.

4.  Mengincar korban yang kebingungan dan sendirian.

5.  Bila menemukan target sasaran langsung menyenggol atau menegur dengan ramah.

6.  Pura pura searah pulangnya dengan korban dan mengajak pulang bersama.

7.  Biasanya menguasai bahasa daerah sesuai bahasa daerah korban.

8.  Pelaku akan mengajak bicara seputar, kerja di mana? Sudah berapa lama? Gajinya melalui atm atau langsung, dan sebagainya untuk mengorek uang atau harta korbannya.
 
9.  Akan loyal atau pamer kebaikan agar korban simpati.

10.  Akan berusaha membujuk korban agar keluar dari terminal, stasion, pelabuhan  atau bandara agar bisa pulang bersama dengan menyater mobil rental dan biasanya pelaku yang akan membayar biaya rental agar korban mau.

11.  Setelah korban terbujuk , langsung pelaku mencari taksi dan minta di antar ke suatu tempat dan dalam perjalan inilah pelaku mulai beraksi.

12.  Setelah pada situasi yang aman dan memungkinkan pelaku akan pura pura muntah dan minta di belikan jamu pada temennya ( biasanya pelaku 2 atau 3 orang) atau pel aku akan pura pura kehausan dan minta dibelikan minuman kaleng .

13.  Setelah minum jamu bersama sama yang di bungkus pelastik atau minuman kaleng, khusus untuk korban jamunya atau minuman kaleng sudah dipersiapkan alias sudah di bikin sendiri oleh pelaku ( jamu tersebut atau minuman kaleng oleh pelaku yang sudah di campur obat bius berupa pil antimo dan apazol yang sudah di hancurkan).

14.  Setelah korban tidak sadar maka harta korban akan di ambil dengan mudah karena korban tidak berdaya.
 
15. Selanjutnya   korban akan di buang di tempat yang sepi atau halte dengan alasan pada sopir taksi korban mabuk berat, jadi untuk mengindari urusan dengan aparat polisi kalau ada razia makanya korban di turunkan ( di kira sopir taksi ya masih temen pelaku makanya tidak curiga dan menurunkan korban bahkan ikut membantu).
 
     
Untuk para pemudik berhati-hatilah dengan ciri ciri di atas lebih baik menghindar atau menolak dengan tegas apabila ada yang mengajak kenalan dan pura pura searah ke tujuan, semoga bermanfaat,
sumber info dari pelaku pembiusan yang sudah tobat***

1 comment :